Friday, January 27, 2012

Mengintip aib orang!

Salam ukhuwwah!

Dipetik dari buku Abdurrahman Asy-Syarqawi...Satu ketika Umar alKhattab pergi ke rumah Abdurrahman bin Auf diwaktu tengah malam! "Ada apa Amirulmukminin datang pada waktu tengah malam ini?" Tanya Abdurrahman. Umar menjawab "tadi aku melihat serombongan orang menuju ke pasar, aku khuatir mereka akan mencuri, mari kita pergi menjaga pasar mereka"

Saat di pasar itu, sambil duduk duduk mengawasi pasar, Umar ternampak cahaya lampu dari kejauhan, dia bertanya, "Mengapa mereka tidak mematikan lampu jika mereka sudah tidur?". Mereka berdua mendekati lampu yang masih bernyala tersebut dan mendapati ada beberapa orang sedang berjaga sambil minum khamar@arak! Umar berkata, "Mari kita pergi, aku sudah tahu siapa mereka."

Esoknya, Umar memanggil orang itu dan menanyakan dengan pertanyaan yang keras, "Malam tadi dirimu dan beberapa kawanmu minum minuman keras!" Orang itu bertanya, "Dari mana Amirulmukminin tahu?" Umar menjawab "Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri!" Orang itu malah mengingatkan Umar, "Bukankah Allah berfirman dan melarang kita semua untuk mengintip orang lain?" Umar sedar dia telah melakukan kesalahan kerana telah memeriksa rumah orang tersebut tanpa pengetahuannya sehingga dia tidak jadi menghukumnya! Umar tidak ingin membuka aib dan cela orang lain, sebagaimana dia juga tidak ingin mengintip kekurangan rakyatnya. Bahkan sebaliknya, dia selalu menutup kekurangan kekurangan mereka, dan seboleh mungkin memperbaiki kesalahan mereka dengan mengembalikan mereka ke jalan yang benar.

Bagaimana kita? Adakah kita menutupi aib dan keburukan orang lain? Adakah kita menghentikan kata kata yang mengumpat orang lain? Contoh diatas adalah contoh dan fakta sejarah yang perlu menjadi rujukan dan sandaran perbuatan yang perlu dilakukan dalam hidup bermasyarakat! Insyaallah!



Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.
Post a Comment