Thursday, October 27, 2011

Kisah yang mungkin nyata.....

Mungkin sudah pernah membaca, tapi tetap bagus untuk reminder...
Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin
terlalu sibuk bekerja... Luangkanlah waktu sejenak
untuk membaca dan merenungkan pesan ini...
==================================================
"KISAH YANG MUNGKIN NYATA"
Seperti  biasa,setelah  pulang dari pejabat dan tiba di rumah, aku
terus duduk berehat   disofa  sambil  melepas  penat.  Sepertinya  aku  sangat
malas untuk membersihkan  diri  dan  menunaikan  solat.  Sementara  anak2  &
isteri sedang berkumpul diruang tengah.
Dalam keletihan tadi, aku disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2
yang menghembus tepat di muka ku. Selang beberapa lama seorang yang tak
tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat ditangannya tiba2 sudah  berdiri
di depan mata.
Aku sangat terkejut dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum
sempat bertanya..... siapa dia... tiba2 aku merasa dada ku sesak... sukar
untuk bernafas....namun aku berusaha untuk tetap menghirup udara seperti
biasa.Yang aku rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari
dadaku...... terus berjalan.....kekerongkongku.... sakittttttttt........ sakit......rasanya.
Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,....
Oh Tuhan apa yang telah berlaku pd diriku.....Dalam keadaan yang  masih
sukar bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari
tubuhku...kkhh......... khhhh..... kerongkonganku berbunyi. Sakit
rasanya, amat teramat sakit..... Seolah tak mampu aku menahan benda tadi...Badanku
gementar... peluh keringat meluncur deras....mataku terbelalak..... air mataku
seolah tak berhenti.Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu
meninggalkan aku. Aku melihat benda tadi dibawa oleh lelaki misteri itu... pergi...  berlalu
begitu saja.... hilang dari pandangan.
Namun setelah itu......... aku merasa aku jauh lebih ringan, sehat,
segar, cerah... tidak seperti biasanya. Aku heran... isteri & anak2 ku yang
sedari tadi ada diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku.. Di situ  aku
melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada tepat di atas sofa yang
kududuki tadi. Badannya dingin kulitnya membiru. Siapa dia???????...Mengapa anak2 &
isteriku memeluknya sambil menangis...mereka menjerit... histeria ...
terlebih isteriku seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi... Siapa
dia.............???????? Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan.
Dia........ dia........ dia mirip dengan aku.... ada apa ini Tuhan...????????
 
Aku  cuba menarik tangan isteriku tapi tak mampu..... Aku cuba pula
untuk merangkul anak2 ku tapi tak berjaya. Aku cuba jelaskan kalau itu  bukan
aku. Aku cuba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai berteriak..... tapi
mereka seolah tak mendengarkan aku. Seolah mereka tak melihatku... Dan
mereka terus-menerus menangis.... aku sedar.. aku sedar bahawa  lelaki yang
misteri tadi telah membawa rohku.  Aku telah mati... aku telah mati. Aku telah
meninggalkan mereka .. tak kuasa aku menangis.... berteriak......Aku tak kuat
melihat mereka menangisi mayatku.
 
Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk
membahagiakan mereka. Belum banyak yang telah kulakukan untuk
membimbing mereka. Tapi waktuku telah habis....... masaku telah terlewat........ aku
sudah dikembalikan  pada saat aku terduduk di sofa setelah penat seharian
bekerja.Sungguh, bila aku tahu aku akan mati, aku akan membahagi
waktu bila harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll.
Aku menyesal aku terlambat menyedarinya. Aku mati dalam keadaan  belum solat.
Oh Tuhan, JIKA kau inginkan keadaanku masih hidup dan masih bisa
membaca ini sungguh aku amat sangat bahagia. Karena aku MASIH mempunyai waktu
untuk bersimpuh, mengakui segala dosa & berbuat kebaikan sehingga bila maut
menjemputku kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih
bersedia. 
Post a Comment