Showing posts with label peringatan. Show all posts
Showing posts with label peringatan. Show all posts

Thursday, March 7, 2013

Gembiralah kerana DIA sedang merahmatimu...

Salam ukhuwwah...

Dahulu saya pernah bicara tentang ini....kali ini sekali lagi saya ingin bicara tentangnya. Mungkin dalam perspektif yang berbeza. Moga moga ia kan mampu memberi input segar dan baru buat diri ini dan kalian semua!



Ia sesuatu yang biasa dalam kehidupan ini. Segalanya seolah bermusim. Ada saat naik dan saat turun. Umpama pasaran saham...bagai musim buah buahan. Setiap satu menzahirkan rasa yang berbeza, pengalaman yang berlainan mengikut pakej dan 'musim buah' tersebut. Ternyata, ada buah yg manis, sangat manis, manis biasa, ada yg manis kelat, manis masam@masam manis dan sebagainya. Begitulah juga keadaannya dengan kehidupan kita. Dugaan, cabaran, masalah, bahagia dan sengsara, gembira dan sedih silih berganti....itulah indahnya dunia! Dan itulah hakikat kehidupan yang diatur olehNYA....



Monday, June 4, 2012

Sedikit peringatan!

Salam ingatan...


Agama itu nasihat! Menjadi orang yang beriman itu tandanya telah beragama....justeru ku kongsikan petikan yang diambil dari FB seorang teman untuk kita mengambil 'ibrah' darinya!


10 PERMINTAAN SYAITAN.


Ceritanya Rasulullah sedang berbicara kepada iblis dan bertanya apa saja permintaan iblis yang sampai saat ini dikabulkan Allah SWT. Ada 10 permintaan iblis yang dikabulkan Allah .. Apa saja?


Nabi Muhammad : Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?
Syaitan : 10 macam
Nabi muhammad : Apa saja?


Syaitan :


1. Aku minta agar Allah membiarkan aku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.
Allah berfirman : “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka”, tidaklah janji syaitan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.


2. Aku minta agar Allah membiarkan aku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan isterinya tanpa berlindung dengan Allah, maka syaitan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.


3. Aku minta agar boleh ikut bersama dengan orang yang menaiki kenderaan bukan untuk tujuan yang halal.


4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.


5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.


6. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Al Qur’anku.


7. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.


8. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah swt berfirman, “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaitan.” (QS Al-Isra : 27).


9. Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.


10. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.


Allah menjawab, “silakan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebahagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”


Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa walau seorang pun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberikan hidayah sedikitpun, engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”


Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)


Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk syurga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.”


**Hari kedua: sedang mencuba kaedah rawatan secara sunnah, nantikan coretan saya kemudian nanti!

Thursday, April 12, 2012

Macam macam ada!

Salam ukhuwwah...


Macam macam ada....jika mahu pedoman, ia ada disitu! Tentunya kita perlukan pedoman. Tanpa kompas kita tidak tahu arah utara mahupun selata atau timur dan barat. Jadi jangan menyangka bahawa kita tidak perlukan pedoman. Tanpa pedoman, maka insan tidak akan tahu bahawa yang itu haram, yang ini halal, yang itu wajib, yang ini harus dan sebagainya. Kita tidak akan tahu apa yang boleh, apa yang tidak boleh dalam kehidupan ini.


Jangan menyangka, hirupan nafas pertama saat lahir ke dunia itu adalah tanda kebebasan mutlak! Tidak sama sekali....ia bermakna bahawa ada amanah besar terpikul dibahu. Ada sumpah yang perlu dilaksana. Ada janji yang perlu ditepati. Ada persoalan yang perlu dijawab nanti! Akan tetapi inilah diri, diriku dan kalian semua...sering alpa dan lupa. Bahawa janji yang dimeterai itu perlu dipenuhi tetapi ia hanya berlalu begitu sahaja. Kehidupan fana yang hanya sekali ini terus sahaja dibazirkan begitu sahaja. Tidaklah hidup ini untuk berbuat sesuka hati.....bicara seenaknya, mengata semahunya, mengeji 'sesedap' kata, berlaku semahunya....batas dilanggar sesukanya....


Kitab agung itu punya pengertian, punya pedoman pelbagai...jangan jadikan ia umpama sampah....diguna bila mahu, disepikan bila tidak mahu! Bila sakit baru tercari cari ubat, bila serabut baru tercari cari ketenangan...apakah kita ini?


Cuba tanyakan kepada diri tentang soalan ini.......


1. Jika kalian diberi preskripsi oleh seorang doktor untuk mengubati penyakit......adakah cukup dengan hanya menggantung preskripsi itu dileher? atau merendamnya ke dalam air lalu meminum airnya dengan harapan kesakitan itu akan pulih? Jenis pesakit apakah kita ini? Tentunya sang doktor akan geleng kepala melihat telatah kita....begitulah juga betapa serupanya kita melayani wahyu dan firman Allah swt dalam alQuran alKarim.....yang berupa  preskripsi tentang kehidupan, penyelesaian masalah kehidupan, namun kita biarkan tidak ambil peduli.....atau kita ambil apa yang kita sukai dan meninggalkan sebahagian yang besar....masyaallah! Jenis manusia apakah aku ini? Jenia manusia apakah kita ini! Sewenang wenangnya merentas batasan yang telah ditetapkan lalu menempah 'penyakit' dan balasan atau akibat dari tindakan kita!


Fikirkan dan renungkan sejenak!


Fahamilah, dan renungkan lah makna dari wahyu Illahi! Jangan sekadar dibaca tanpa difahami! Waima kita ini tidak tahu bahasa arab, sekurang kurangnya banyak tafsir alQuran yang ada...mengapa kita tidak teliti maksudnya....jika tidak difahami, mengapa tidak rujuk kepada para ulama...mahupun tafsiran dan hasil tulisan para ulama terdahulu!


Inilah akibatnya apabila nasihat "DOKTOR" yang pakar tidak kita endahkan. Maka berlakulah segala macam kebejatan dalam kehidupan manusia! Tidakkah kita ini sombong tanpa disedari apabila kita tidak mengendahkan seruan dan nasihat Allah swt dan tidak mengikuti Sunnah Rasulullah saw! Aduhai insan...aduhai diri! Muhasabahlah! Sesungguhnya didalam alQuran itu...macam macam ada untuk kebaikan manusia! Berbagai pengajaran dan tips yang hebat ada.....